Jenderal TNI Mulyono (lahir di Cepokosawit, Sawit, Boyolali, 12 Januari 1961) adalah salah satu putra terbaik bangsa yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Berbekal disiplin, kerja keras, serta rekam jejak yang impresif di medan operasi dan pendidikan militer, ia berhasil mencapai puncak karier sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ke-31, menjabat sejak 15 Juli 2015 hingga 22 November 2018 di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Penunjukannya sebagai KSAD ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 54/TNI Tahun 2015, menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang naik menjadi Panglima TNI. Setelah masa jabatannya berakhir, posisi KSAD diteruskan oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.
Perjalanan Karier Militer: Dari Pasukan Tempur hingga Komando Strategis
Sejak lulus dari Akademi Militer tahun 1983, Mulyono memulai kariernya di satuan infanteri, menjadi komandan peleton (Danton) dan komandan kompi (Danki) di Yonif 712/Wiratama, Korem 131/Santiago, Kodam VII/Wirabuana. Keahliannya di satuan tempur membuatnya dipercaya mengikuti Pendidikan Lanjutan Perwira di Pussenif Kodiklat TNI AD, Bandung.
Tonggak penting dalam kariernya antara lain:
1995 – Kasi Opsjar Pusdikif Bandung (Mayor Infanteri)
1997 – Komandan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya, Kodam II Sriwijaya
2000 – Komandan Kodim 0901/Samarinda
2006 – Asisten Operasi Kaskostrad
2009 – Komandan Resimen Taruna Akademi Militer Magelang, tempat ia pernah ditempa
2011 – Naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal, menjabat sebagai Direktur Latihan Kodiklat TNI AD dan kemudian Direktur Doktrin
2013 – Asisten Operasi Kasad
Karena kemampuan strategis dan gaya kepemimpinan lapangan yang kuat, ia kemudian dipercaya memegang jabatan tinggi nasional:
Jabatan Bintang Empat
Pangdam Jaya/Jayakarta (2014–2015), pengendali wilayah strategis Jadetabek
Pangkostrad ke-37 (5 September 2014 – 27 Juli 2015)
KSAD ke-31 (2015–2018)
Jejak Pengabdian dan Operasi Militer
Jenderal Mulyono terlibat dalam beberapa operasi militer penting, antara lain:
Operasi Seroja di Timor-Timur
Operasi Militer Aceh 2003–2004
Pengalaman panjangnya menjadikannya sosok pemimpin yang matang, dihormati bawahan, dan disegani lawan. Di lingkungan perwira, ia dikenal tegas, rendah hati, dan sangat mengutamakan keberhasilan tugas di lapangan.
Penutup: Seorang Prajurit Sejati yang Menyelesaikan Pengabdian dengan Kehormatan
Lebih dari 35 tahun berada di tengah dunia militer, Jenderal TNI Mulyono menyelesaikan masa dinas pada 2019 dengan meninggalkan warisan kepemimpinan, keteladanan, serta dedikasi tanpa batas untuk menjaga kedaulatan bangsa.
Namanya tercatat sebagai salah satu tokoh militer terbaik Indonesia yang meniti karier dari bawah dan mencapai puncak berkat integritas dan kerja keras sebuah teladan bagi generasi penerus TNI AD.
#JenderalMulyono
#KSADIndonesia
#TokohMiliterNasional
#TNIAD
#PemimpinBerintegritas
#PrajuritSejati
#SejarahMiliterIndonesia