Angin Puting Beliung Rusak Belasan Rumah Prigen

Pasuruan - Angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Pasuruan dan menyebabkan kerusakan pemukiman warga. Fenomena cuaca ekstrem tersebut terjadi pada Sabtu pagi (24/1/2026) sekitar pukul 10.45 WIB di Dusun Dayu, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Meski berlangsung singkat, pusaran angin kencang itu menimbulkan dampak cukup serius bagi warga setempat.

Berdasarkan informasi di lapangan, angin berkecepatan tinggi menyapu sejumlah rumah warga yang tersebar di RT 03, 04, 05, dan 07 pada beberapa RW, yakni RW 01, 02, 03, dan 05. Konsentrasi kerusakan terparah berada di wilayah RW 05 dan RW 02 Desa Dayurejo. Akibat kejadian ini, belasan kepala keluarga harus berupaya memperbaiki tempat tinggal mereka yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Belasan Rumah Alami Kerusakan

Data sementara yang dihimpun petugas menyebutkan sedikitnya 14 unit rumah warga mengalami kerusakan signifikan. Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah yang gentengnya beterbangan tersapu angin puting beliung. Material atap yang terlepas bahkan sempat menimpa halaman dan pekarangan warga lainnya.

Rumah warga yang terdampak antara lain milik Sdr. Kodi (RT 04 RW 05), Sdr. Slamet (RT 05 RW 05), Sdr. Tahar (RT 05 RW 05), Sdr. Dian (RT 04 RW 05), Sdr. Bambang (RT 04 RW 05), Sdr. Lasawi (RT 04 RW 05), Sdr. Siswanto (RT 04 RW 05), Sdr. Parlin (RT 04 RW 02), Sdri. Dia (RT 04 RW 02), Sdr. Suharto (RT 07 RW 03), Sdr. Roip (RT 03 RW 01), Sdr. Jamal (RT 03 RW 01), Sdr. Dolaip (RT 05 RW 05), serta Sdri. Tamiasi (RT 04 RW 02).

Aparat Gabungan Turun ke Lokasi

Kapolsek Prigen, AKP Mulyono, S.Sos., M.H., langsung memimpin personelnya menuju lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama petugas piket jaga, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan Kecamatan Prigen, Kepala Desa Dayurejo beserta perangkat desa, serta relawan Satkom Koplak, aparat gabungan melakukan pendataan dan membantu warga mengevakuasi barang-barang yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan diperkirakan mencapai Rp50 juta. Angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pendataan lanjutan.

Listrik Sempat Padam, Koordinasi dengan PLN
Selain merusak bangunan, terjangan angin kencang juga sempat memutus jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian. Beberapa kabel antar rumah tertarik runtuhan material atap sehingga berpotensi menimbulkan bahaya. Menyikapi kondisi tersebut, petugas di lapangan segera berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan penanganan darurat dan mencegah terjadinya korsleting.

Kepala Desa Dayurejo bersama jajarannya turut aktif berada di lokasi untuk memberikan bantuan awal kepada warga terdampak. Forkopimcam Prigen juga terus melakukan koordinasi intensif guna menentukan langkah pemulihan pascabencana, termasuk rencana pemberian bantuan donasi bagi korban serta antisipasi terhadap potensi bencana susulan.

Cuaca di wilayah lereng pegunungan Prigen yang masih berpotensi hujan lebat disertai angin kencang menjadi perhatian serius semua pihak. Aparat gabungan saat ini tetap disiagakan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem di hari-hari mendatang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada perangkat desa atau kepolisian terdekat apabila melihat tanda-tanda perubahan cuaca yang membahayakan. Soliditas Forkopimcam, TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sehingga warga Dusun Dayu, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tenang. 

(Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama