KEDIRI, --Kecelakaan karambol yang melibatkan Bus Harapan Jaya terjadi di Simpang Muning, Kota Kediri, pada Selasa malam, 23 Januari 2026.
Kejadian ini mengakibatkan satu mobil dan beberapa sepeda motor terlibat dalam tabrakan beruntun. Insiden ini berakhir tragis setelah bus menabrak tembok rumah warga, merusak sebagian besar dinding rumah tersebut.
Kronologi Kecelakaan
Peristiwa kecelakaan bermula saat bus Harapan Jaya yang melaju dari arah barat hilang kendali dan menyerempet sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang berada di sampingnya.
Setelah itu, bus terus melaju dan menabrak mobil Daihatsu Xenia bernopol AG 1925 BR yang berada di depannya. Benturan keras tersebut membuat mobil Xenia terdorong beberapa meter hingga menabrak motor Honda Scoopy yang berada di sekitarnya.
Tidak berhenti di situ, bus kembali melaju dan menabrak motor Honda Vario yang berada di depan hingga terlindas.
Setelah serangkaian tabrakan itu, bus akhirnya berhenti setelah menabrak tembok rumah warga, menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada dinding rumah tersebut.
Dampak Kecelakaan
Akibat kecelakaan tersebut, beberapa orang yang terlibat mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, kerusakan material yang diakibatkan oleh tabrakan ini juga cukup signifikan, terutama pada kendaraan yang terlibat dan rumah warga yang terkena tabrakan. Polisi dan tim evakuasi segera melakukan penyelidikan dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Peristiwa ini tentu saja memberikan dampak sosial yang besar bagi masyarakat sekitar. Selain menimbulkan rasa ketakutan, kecelakaan ini juga menambah catatan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Warga berharap agar pihak berwenang dapat segera melakukan perbaikan dan menambah pengawasan di area rawan kecelakaan.
Kecelakaan karambol yang melibatkan Bus Harapan Jaya ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan di jalan raya.
Meskipun tak ada korban jiwa, namun dampak materiil dan psikis bagi masyarakat sekitar tetap sangat terasa. Semoga kejadian serupa dapat dihindari di masa depan, dan pihak berwenang dapat lebih meningkatkan keamanan lalu lintas untuk mencegah terulangnya insiden serupa.
(Redaksi)