PASURUAN, —Sejumlah orang terlibat adu mulut dan memicu ketegangan di depan salah satu perusahaan di kawasan Industri Raci, Senin (26/01/2026).
Ketegangan tersebut diduga dipicu oleh rencana penggantian petugas keamanan lama dengan tenaga security baru.
Berdasarkan informasi di lokasi, para security lama menolak rencana pergantian tersebut karena merasa telah berjasa menjaga area perusahaan sejak awal berdirinya proyek.
Salah satu diantara mereka bernama Pake mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan tersebut.“Ini masalah security. Kita babat alas dari awal, langsung mau diganti orang lain. Aturannya kan tidak boleh begitu, kasihan anak-anak,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para petugas keamanan telah bekerja dalam kondisi sulit sejak awal.“Sebelum ada proyek, kami sudah standby di sini. Bahkan dulu sempat tidak dibayar satu bulan,” kata Pake.
Pernyataan tersebut disela oleh rekannya, Salaf, yang menyebut keterlambatan pembayaran bahkan mencapai tiga bulan.“Bukan satu bulan, tiga bulan,” ujar Salaf.
Pake kembali menegaskan bahwa rencana penggantian tersebut dinilai tidak adil.“Orang lain mau menggantikan, kok enak saja mau masuk tanpa permisi. Kita mau dibuang, diganti orang. Padahal teman-teman ini punya keluarga, punya anak istri,” katanya.
Menurut Pake, pergantian petugas keamanan tersebut sudah dipastikan.“Sudah fix, tadi penggantinya sudah ada, enam orang semuanya mau diganti,” jelasnya.
Sementara itu, Salaf berharap pihak perusahaan dapat menunda masuknya security baru hingga ada kebijakan yang adil.“Jangan boleh masuk dulu sebelum ada pertimbangan. Kita jaga dari nol, panas-panasan, kehujanan, setelah itu ada orang mau menempati tinggal duduk,” tuturnya.
Pake juga menyampaikan harapan agar seluruh petugas lama tetap dipertahankan.“Harapannya kita semua harus terpakai. Jangan sampai ada yang terbuang. Kita putra daerah, kita punya hak di sini,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media belum berhasil memperoleh keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun pengurus atau penanggung jawab security terkait peristiwa tersebut. (redaksi)