anyy Alkadrie Perkuat Soliditas TNI di Surabaya


Surabaya — Danrem Danyy Alkadrie menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Kodim 0830/Surabaya di Makodim, Kamis (26 Februari), sebagai langkah nyata memperkuat soliditas prajurit dan keluarga besar TNI di wilayah Surabaya.


 Kehadiran Danrem menunjukkan komitmen pimpinan dalam menjaga kekompakan internal sekaligus membangun komunikasi harmonis lintas satuan.


Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Danyy Alkadrie, datang bersama Ketua Koorcab Rem 084/BJ PD V/Brawijaya.


 Jajaran tuan rumah menyambut rombongan dengan hangat dan langsung mengarahkan tamu menuju lokasi acara yang telah dipersiapkan.


 Agenda ini menjadi bagian dari tradisi Ramadan yang rutin digelar satuan teritorial untuk menjaga hubungan emosional antarpersonel.


Danrem menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar seremoni tahunan.


 Ia menilai momen kebersamaan seperti ini mampu memperkuat koordinasi tugas, meningkatkan kepercayaan internal, serta membangun semangat kolektif dalam menjalankan fungsi pembinaan wilayah.


 Menurutnya, soliditas prajurit menjadi fondasi penting bagi keberhasilan tugas teritorial.


Ia juga menyampaikan harapan agar komunikasi antarprajurit tetap terbuka dan produktif.


 “Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga karena menjadi kekuatan moral dalam mendukung tugas pokok TNI AD di lapangan,” ujarnya di hadapan peserta.


Santunan dan Tausiyah Ramadan
Panitia memulai rangkaian acara dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial prajurit kepada masyarakat sekitar.


 Aksi tersebut menegaskan bahwa kehadiran satuan teritorial tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga peran sosial kemasyarakatan.


Setelah itu, penceramah menyampaikan tausiyah singkat menjelang waktu berbuka.


 Materi ceramah menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam bertugas.


 Pesan tersebut relevan dengan nilai dasar keprajuritan yang menuntut tanggung jawab tinggi serta loyalitas terhadap negara.


Seluruh peserta kemudian melaksanakan salat magrib berjamaah, dilanjutkan doa bersama dan makan buka puasa.


 Suasana hangat terlihat saat prajurit, keluarga, dan tamu undangan duduk bersama tanpa sekat jabatan.


 Interaksi santai tersebut mencerminkan budaya kekeluargaan yang menjadi ciri khas kehidupan satuan.


Kegiatan juga dihadiri anggota Persit Kartika Chandra Kirana yang turut berbaur dengan prajurit. Kehadiran organisasi pendamping prajurit ini memperkuat dukungan moral keluarga terhadap tugas anggota TNI di lapangan.


Momentum Konsolidasi Internal
Kehadiran pimpinan dari Korem 084/Bhaskara Jaya menegaskan bahwa acara tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi internal.


 Interaksi langsung antara komando atas dan satuan bawah memungkinkan penyampaian aspirasi serta evaluasi situasi wilayah secara informal namun efektif.


Pengamat militer menilai pendekatan kekeluargaan seperti ini efektif menjaga stabilitas organisasi.


 Selain meningkatkan loyalitas, kegiatan nonformal terbukti mampu meredam potensi miskomunikasi yang dapat memengaruhi kinerja satuan.


 Karena itu, agenda kebersamaan sering dijadikan strategi pembinaan personel di lingkungan militer.


Di akhir acara, Danrem kembali menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


 Ia mengingatkan bahwa tugas teritorial menuntut kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan solidaritas tinggi, terutama di wilayah perkotaan dengan dinamika sosial yang kompleks.


Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan memberi dampak sosial positif, mempererat hubungan pimpinan dan anggota, serta memperkuat sinergi internal.


 Momentum Ramadan pun dimanfaatkan sebagai penguat nilai persaudaraan, yang pada akhirnya mendukung kesiapan prajurit menjalankan tugas negara secara profesional dan humanis.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama