Bantuan Kursi Roda Wabup Sidoarjo Sentuh Warga Langsung


Sidoarjo -Bantuan kursi roda disalurkan Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana kepada warga di Kecamatan Porong, Selasa (24/2/2026).


 Ia turun langsung bersama Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan bantuan alat bantu mobilitas diterima warga yang benar-benar membutuhkan.


Penerima bantuan meliputi Ribowo dan Manis, warga Desa Pamotan, serta Seger dari Desa Candi.


 Pemerintah daerah menyalurkan bantuan ini sebagai bagian dari program sosial yang menargetkan masyarakat dengan keterbatasan fisik sekaligus kondisi ekonomi rentan.


Mimik menegaskan pemerintah harus hadir secara nyata, bukan sekadar melalui kebijakan di atas kertas.


 Ia menyatakan kegiatan lapangan seperti ini penting untuk melihat kondisi riil warga sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.


Menurutnya, kursi roda bukan sekadar alat bantu, tetapi sarana yang dapat membuka akses aktivitas harian, meningkatkan kemandirian, dan mengurangi ketergantungan penerima terhadap orang lain.


Pemerintah Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Mimik menekankan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat pendataan warga penerima manfaat agar distribusi bantuan sosial semakin akurat.


 Ia meminta perangkat desa dan petugas sosial aktif melaporkan warga yang membutuhkan dukungan alat bantu kesehatan.


Ia juga mengingatkan bahwa program bantuan tidak berhenti pada penyerahan simbolis.


 Pemerintah daerah akan memantau penggunaan bantuan serta kondisi kesehatan penerima secara berkala.


 Langkah itu dilakukan agar intervensi sosial benar-benar memberi dampak jangka panjang.


Manis, salah satu penerima, mengungkapkan rasa syukur setelah menerima kursi roda.


 Ia mengaku sebelumnya kesulitan bergerak dan bergantung pada bantuan keluarga untuk aktivitas sehari-hari. Kini ia merasa lebih mandiri dan percaya diri.


Ia berharap perhatian pemerintah seperti ini terus berlanjut sehingga warga lain yang memiliki kondisi serupa juga memperoleh bantuan yang sama.


Dampak Sosial dan Komitmen Berkelanjutan
Program bantuan kursi roda menjadi bagian strategi pemerintah daerah memperkuat jaring pengaman sosial.


 Selain bantuan langsung, pemerintah juga menyiapkan program pendampingan sosial dan layanan kesehatan bagi warga rentan.


Langkah tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan langsung ke lapangan.


 Pemerintah menilai metode jemput bola lebih efektif dibanding menunggu laporan masuk.


Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat dalam mendukung warga yang membutuhkan perhatian khusus.


 Kolaborasi itu dinilai penting agar program sosial berjalan konsisten dan berkelanjutan.


“Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban warga yang kesulitan memperoleh alat bantu mobilitas,” tegas Mimik.


 Pernyataan itu menegaskan komitmen bahwa bantuan sosial bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret memperbaiki kualitas hidup masyarakat.(Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama