PASURUAN, -Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pasuruan resmi dimulai.
Pembukaan kegiatan ini dilakukan pada Selasa (10/2/2026) di Lapangan Wonosari, Dusun Kili Barat, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.
Sekda Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, mewakili Bupati Rusdi Sutejo, membuka sekaligus menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD.
Partisipasi Pihak Terkait dalam TMMD
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso dan Kasdim 0819 Pasuruan, Mayor Inf Teguh Wigyono.
Dalam sambutannya, Yudha menyampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat desa melalui sinergi antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
“TMMD ini merupakan kolaborasi antara TNI, POLRI, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan publik, khususnya dalam hal fasilitas dan infrastruktur,” kata Yudha.
Kegiatan yang Dilaksanakan dalam TMMD
Di lapangan, kegiatan TMMD sangat beragam. Pavingisasi jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, MCK, hingga rehabilitasi jembatan dan musholla adalah beberapa dari sekian banyak kegiatan yang menjadi sasaran program ini.
Infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan masyarakat di desa-desa yang menjadi lokasi program.
Selain itu, Yudha juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran TNI yang terlibat dalam pembangunan tersebut.
“Pemerintah Daerah sangat berterima kasih kepada TNI yang terus membantu menyelesaikan seluruh pekerjaan TMMD,” ujarnya.
Manfaat dan Dampak Program TMMD ke Depan
Kasrem 083/Baladhika Jaya, Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso, menekankan pentingnya sasaran fisik TMMD untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di desa.
“Sasaran nonfisik TMMD berfokus pada peningkatan kesadaran hukum, pengembangan kreativitas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar hasil pembangunan yang telah dilakukan dalam program TMMD dapat terus dijaga dan dirawat.
“Mudah-mudahan apa yang telah dibangun bisa memberikan manfaat jangka panjang untuk masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Kami harap bangunan-bangunan ini dirawat dan dijaga dengan baik,” tambahnya.
Peningkatan Kualitas Hidup di Desa
Program TMMD ke-127 di Kabupaten Pasuruan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan fisik dan nonfisik.
Dengan berbagai infrastruktur yang dibangun, diharapkan akses layanan kepada masyarakat semakin mudah dan lancar. Peningkatan fasilitas publik ini juga menjadi salah satu upaya nyata dalam mempercepat pemerataan pembangunan di daerah-daerah pedesaan.
Secara keseluruhan, TMMD tidak hanya sekedar membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, POLRI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih sejahtera.
(Redaksi)