Pasuruan, 24 April 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapan pelaksanaan kegiatan Bulan Dana yang direncanakan berlangsung mulai Mei hingga Desember 2026. Kegiatan ini dibahas dalam pertemuan yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Jumat (24/4/2026).
Ketua PMI Kabupaten Pasuruan, H. Agus Sutiadji, SH., M.Si., menegaskan bahwa Bulan Dana merupakan bagian penting dari upaya mendukung kegiatan kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran strategis dalam menjalankan misi kemanusiaan, sejalan dengan gerakan Palang Merah sebagai organisasi internasional.
“Bulan Dana ini diperuntukkan bagi kegiatan kemanusiaan. PMI menjalankan berbagai layanan, mulai dari penanggulangan bencana seperti dapur umum, layanan water sanitation and hygiene (WASH), hingga layanan ambulans,” ujarnya.
Selain itu, PMI juga aktif dalam pelayanan kesehatan dan sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan pertolongan pertama bagi masyarakat. Agus menambahkan, PMI Kabupaten Pasuruan juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah, salah satunya melalui layanan ambulans gratis bagi warga.
Di lingkungan sekolah, PMI juga aktif melakukan pembinaan generasi muda melalui kegiatan Palang Merah Remaja (PMR). Selain itu, PMI turut memberikan layanan pemeriksaan golongan darah gratis sebagai bagian dari edukasi kesehatan sejak dini.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Bulan Dana Tahun 2026, menyampaikan bahwa sumber pendanaan PMI berasal dari hibah pemerintah daerah dan hasil pengumpulan Bulan Dana.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Bulan Dana bukan sekadar rutinitas, melainkan juga memiliki nilai edukatif, terutama bagi generasi muda.
“Bulan Dana ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak tentang kepedulian sosial dan kemanusiaan,” kata Samsul.
Lebih lanjut, ia mengajak berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan Bulan Dana, termasuk melalui sosialisasi kepada masyarakat menggunakan media massa dan pemasangan baliho. Ia juga menyoroti potensi besar dari sektor industri di Kabupaten Pasuruan yang mencapai lebih dari 2.000 perusahaan, namun partisipasi dalam donasi masih perlu ditingkatkan.
Sebagai penutup, Syamsul menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan PMI yang telah mendedikasikan diri dalam kegiatan kemanusiaan.
“Dana yang terkumpul nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai layanan dan kegiatan kemanusiaan PMI,” pungkasnya.