Pasuruan — Suara ledakan keras memecah ketenangan malam di Desa Rejoso Kidul, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman yang diduga berasal dari lemparan bondet atau bom ikan di area permukiman.
Informasi yang dihimpun menyebut, seorang pria berinisial S (55), petani setempat, menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengalami luka lecet di tangan kiri dan kaki akibat pecahan kaca yang berserakan di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Rejoso, AKP A.P., S.H, bersama anggota segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan masyarakat. Setiba di lokasi, polisi melakukan olah TKP awal dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan awal korban, aksi pelemparan bondet itu diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial M.H (31), warga satu kecamatan yang saat ini diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.
Korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Pasuruan untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, terduga pelaku sempat diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Pasuruan Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.
Namun dalam perkembangan penanganan perkara, tidak ada laporan resmi yang dilanjutkan oleh pihak korban. Peristiwa tersebut diselesaikan secara kekeluargaan karena antara korban dan terduga pelaku sudah saling mengenal dengan baik di lingkungan setempat. Korban juga menyatakan tidak ingin melanjutkan proses hukum.
Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan pendataan dan memberikan imbauan keras terkait bahaya penggunaan bondet yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kapolsek menegaskan bahwa tindakan cepat tetap dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah kejadian serupa terulang di tengah masyarakat.
Redaksi