Siswa MI Ma’arif Ngering Legok, Sambut MBG dengan Sorak Gembira


Pasuruan, kapaspos.com - Program MBG Pasuruan, SPPG Legok, dan Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan setelah ratusan siswa MI Ma’arif Ngering, Kabupaten Pasuruan, menyambut distribusi makanan bergizi dengan penuh antusias selama 5–8 Mei 2026. 

Program prioritas nasional tersebut berlangsung meriah dan mendapat pengawasan langsung dari pihak sekolah hingga aparat wilayah.

Sejak kendaraan distribusi memasuki halaman sekolah, suasana langsung berubah ramai. Para siswa terlihat berbaris tertib sambil menunggu paket makanan dibagikan petugas. 

Menu yang diberikan disebut telah mengikuti standar gizi dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak usia sekolah.

Program MBG yang dijalankan SPPG Legok bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan siswa sekaligus menunjang konsentrasi belajar di kelas. Selain pembagian makanan, pihak sekolah juga melakukan pengawasan ketat agar distribusi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.

Babinsa Desa Legok, Mukhlas, turun langsung memantau jalannya pembagian makanan kepada siswa. Kehadiran aparat TNI di lokasi menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional yang dinilai membawa dampak positif bagi dunia pendidikan dan kesehatan anak.

Menurut Sertu Mukhlas, tingginya antusias siswa menjadi bukti bahwa program MBG diterima baik oleh masyarakat. Ia mengaku melihat langsung semangat anak-anak saat kendaraan distribusi tiba di area sekolah dan proses pembagian dimulai.

“Program ini sangat membantu anak-anak agar mendapatkan gizi yang sesuai dengan takaran. Kami melihat langsung bagaimana siswa sangat antusias menerima makanan bergizi ini,” ujar Sertu Mukhlas di sela kegiatan.

Sertu Mukhlas juga menegaskan pihak Babinsa akan terus berkoordinasi dengan sekolah, SPPG Legok, dan masyarakat agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan di wilayah Desa Legok dan sekitarnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting menjaga kelancaran distribusi.

Sementara itu, Kepala SPPG Legok, Rif’ah Maulana, menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat demi meningkatkan kualitas pelayanan. Evaluasi rutin disebut menjadi langkah penting agar makanan yang diberikan tetap sesuai standar BGN.

Beberapa poin penting dalam pelaksanaan MBG di MI Ma’arif Ngering :

Distribusi berlangsung selama empat hari

Menu mengikuti standar Badan Gizi Nasional

Pengawasan dilakukan sekolah dan Babinsa

Program difokuskan pada peningkatan gizi siswa

SPPG Legok membuka ruang evaluasi masyarakat.

Program MBG di MI Ma’arif Ngering kini dinilai bukan sekadar pembagian makanan gratis, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa program tersebut mampu menghadirkan dampak sosial positif sekaligus memperkuat perhatian terhadap kesehatan dan pendidikan anak di Kabupaten Pasuruan. (Redaksi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama