Pasuruan, – Danramil Nguling melalui Kapten Ctp Sarwo Edi memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Latihan Baris-Berbaris (LBB) kepada siswa-siswi SMKN 1 Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (31/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini.
Program pembinaan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan diikuti ratusan siswa dengan antusias. Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan penyampaian materi wawasan kebangsaan, dilanjutkan praktik langsung latihan baris-berbaris.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Nguling, Yuniar Safitri, bersama jajaran guru dan anggota Koramil 0819/06 Nguling. Kehadiran pihak sekolah dan TNI memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan aparat kewilayahan dalam membentuk karakter pelajar.
Penanaman Nilai Nasionalisme Sejak Dini
Danramil Nguling dalam sesi Wasbang, Kapten Ctp Sarwo Edi menyampaikan pentingnya pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, serta semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama di era digital yang sarat pengaruh negatif. Oleh karena itu, pembekalan wawasan kebangsaan menjadi sangat penting agar siswa memiliki filter moral, sikap tanggung jawab, dan kesadaran berbangsa yang kuat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Nilai-nilai ini menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Kapten Sarwo Edi dalam penyampaiannya.
Latihan Baris-Berbaris Bentuk Disiplin Pelajar
Setelah penyampaian materi Wasbang, kegiatan dilanjutkan dengan latihan baris-berbaris di lapangan sekolah. Anggota Koramil 0819/06 Nguling secara langsung melatih siswa mulai dari sikap sempurna, penghormatan, hingga gerakan dasar baris-berbaris.
Latihan ini bertujuan menanamkan sikap disiplin, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Para siswa terlihat serius mengikuti setiap instruksi, namun tetap menunjukkan semangat dan keceriaan selama latihan berlangsung.
Kapten Sarwo Edi menjelaskan bahwa LBB tidak hanya berkaitan dengan gerakan fisik, tetapi juga melatih mental dan karakter. Melalui latihan ini, siswa belajar menghargai waktu, mematuhi aturan, dan membangun rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok.
Apresiasi Sekolah dan Harapan Keberlanjutan
Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Nguling, Yuniar Safitri, menyampaikan apresiasi kepada Koramil 0819/06 Nguling atas kepedulian dan kontribusinya terhadap pembinaan karakter siswa. Ia menilai kegiatan Wasbang dan LBB sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Danramil dan jajaran Koramil Nguling. Kegiatan ini sangat positif dan berdampak langsung pada pembentukan sikap disiplin serta mental siswa. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan TNI menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa kebangsaan.
Dampak Sosial bagi Generasi Muda
Kegiatan Wasbang dan LBB ini diharapkan mampu memberikan dampak sosial jangka panjang, terutama dalam menciptakan pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Pembinaan seperti ini dinilai penting untuk menangkal paham negatif serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif TNI di lingkungan pendidikan, nilai-nilai kedisiplinan dan nasionalisme dapat tertanam lebih kuat. Hal ini sejalan dengan upaya mencetak generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai warga negara Indonesia.
Redaksi