Peletakan Batu Pertama Masjid An-Nadlah, Di Hadiri TNI

Pasuruan, – Peletakan Batu pertama pembangunan Masjid An-Nadlah, jajaran TNI menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana ibadah dan kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Sabtu (31/01/2026), dan menjadi penanda dimulainya pembangunan masjid yang telah lama dinantikan warga Nahdliyin serta masyarakat sekitar.

Acara peletakan batu pertama ini digagas oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bugul Kidul dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si. Momentum ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para ulama dalam membangun fasilitas keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan memperkuat nilai kebersamaan dan dukungan lintas sektor terhadap pembangunan Masjid An-Nadlah. Selain Wali Kota, acara ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Pasuruan H. M. Nawawi, S.Kom., M.Kom., Ketua DPRD Kota Pasuruan H. M. Toyib, serta jajaran tokoh Nahdlatul Ulama di tingkat kota.

Dukungan Pemerintah dan Ulama

Sejumlah tokoh sentral Nahdlatul Ulama tampak hadir, di antaranya Ketua PCNU Kota Pasuruan Gus H. Moch. Nailurrohman dan Rois Syuriah PCNU KH. Halim Mas’ud. Kehadiran para ulama ini menunjukkan bahwa pembangunan Masjid An-Nadlah bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari penguatan peran NU dalam pembinaan keagamaan dan sosial masyarakat.

Dari tingkat kecamatan, dukungan terlihat solid dengan hadirnya Kapolsek Bugul Kidul Kompol Hudi Supriyanto, S.H., M.H., Camat Bugul Kidul Al Yasak, serta para lurah se-Kecamatan Bugul Kidul. Para pimpinan wilayah tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas dan kelancaran proses pembangunan masjid hingga selesai.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Pasuruan bersama unsur Forkopimda dan tokoh NU, disaksikan oleh para tamu undangan serta masyarakat setempat yang hadir.

Peran TNI Dukung Sarana Ibadah

Pejabat sementara (Pjs) Danramil 0819/01 Kota, Kapten Inf Kariono, yang mewakili TNI Angkatan Darat dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap pembangunan Masjid An-Nadlah. Ia menegaskan bahwa TNI memandang sarana ibadah sebagai elemen penting dalam membangun karakter, moral, dan persatuan masyarakat.

“Koramil 0819/01 Kota mendukung penuh pembangunan Masjid An-Nadlah. Sarana ibadah memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang berakhlak, rukun, dan berdaya. Kami siap bersinergi dan membantu agar proses pembangunan berjalan lancar dan aman,” tegas Kapten Inf Kariono dalam keterangannya.

Menurutnya, keberadaan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial. Ia menilai pembangunan masjid yang melibatkan banyak elemen masyarakat akan berdampak positif terhadap stabilitas keamanan dan keharmonisan wilayah.

Harapan dan Dampak Sosial

Dengan dimulainya pembangunan ini, Masjid An-Nadlah diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keislaman, pendidikan, serta sosial bagi warga Kecamatan Bugul Kidul. Masjid ini juga diharapkan memperkuat ukhuwah islamiyah dan mempererat hubungan antarwarga dalam bingkai kebersamaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama setempat, yang menunjukkan keterlibatan aktif seluruh elemen organisasi NU dalam mendukung pembangunan rumah ibadah ini.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar proses pembangunan Masjid An-Nadlah diberi kemudahan, kelancaran, dan keberkahan.

Pembangunan Masjid An-Nadlah menjadi simbol kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan ulama dalam membangun peradaban masyarakat yang religius dan harmonis. Dukungan lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan dampak sosial jangka panjang berupa meningkatnya kualitas kehidupan beragama dan kerukunan warga Kota Pasuruan.

 Redaksi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama