PASURUAN – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang yang membahayakan pengendara, Satlantas Polres Pasuruan melakukan pengamanan dan rekayasa arus lalu lintas di Jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/2/2026).
Pengerjaan perbaikan jalan oleh Dinas PUPR Provinsi tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan malam ini tepat pukul 22.00 WIB. Mengingat lokasi tersebut merupakan urat nadi transportasi jalur nasional yang menghubungkan Surabaya–Banyuwangi, pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan ketat.
Guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan para pekerja di lapangan, Satlantas Polres Pasuruan menerjunkan personel dari Unit Turjawali. Kehadiran petugas sangat krusial mengingat volume kendaraan di jalur utama ini tetap tinggi meski di malam hari.
Berdasarkan estimasi dari Dinas PUPR Provinsi, proyek perbaikan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, yakni mulai 26 Februari hingga 2 Maret 2026. Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, menyampaikan bahwa skema rekayasa arus lalu lintas telah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat melalui berbagai kanal bagi perngerjaan sisi utara maupun sisi selatan jalan.
"Kami sudah menyebarkan informasi rekayasa arus lalu lintas ini melalui media sosial, media online, hingga siaran radio. Mengingat durasi pengerjaan dari pihak proyek bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi di lapangan, kami mohon pengertiannya," ujar Aipda Arifian.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya kerja sama dari para pengguna jalan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang, agar tidak terjadi kemacetan panjang selama masa perbaikan.
"Kami sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh pengendara untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Hal ini demi keamanan bersama hingga proyek pengerjaan jalan ini selesai sepenuhnya. Tahap Pertama Pengaspalan nantinya Tahap Kedua Perbaikan Gorong-gorong yang akan di kerjakan setelah hari Raya Idul Fitri info dari Dinas PUPR dilapangan saat kami surve bersama," tutupnya.
Bagi masyarakat yang akan melintas di kawasan Bangil, diimbau untuk berangkat lebih awal atau mencari jalur alternatif jika memungkinkan guna menghindari potensi kepadatan arus.