PASURUAN, – Ketukan palu Satgas TMMD Ke-127 terdengar bersahut-sahutan di Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (27/2/2026). Anggota Sagas TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan memasang kusen rumah milik salah satu warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sejak pagi, personel TNI bersama masyarakat setempat fokus menyelesaikan tahap pemasangan kusen pintu dan jendela. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi rumah, karena menandai progres signifikan menuju rumah yang layak huni dan aman ditempati.
Pemasangan Kusen Percepat Progres RTLH
Komandan Kodim 0819/Pasuruan melalui koordinator lapangan menyampaikan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD Ke-127. Satgas menargetkan pengerjaan selesai tepat waktu agar rumah segera dapat dihuni oleh pemiliknya.
Anggota Satgas TMMD bekerja secara terstruktur. Mereka mengukur rangka bangunan, memastikan presisi kusen, serta memperkuat struktur dinding agar kokoh dan tahan lama. Warga sekitar turut membantu mengangkat material dan menyiapkan kebutuhan teknis di lapangan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana gotong royong. TNI dan masyarakat berbaur tanpa sekat, memperlihatkan kolaborasi nyata antara aparat dan warga desa dalam mendukung percepatan pembangunan.
TMMD Wujud Kehadiran Negara di Desa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan. Selain pembangunan fisik seperti RTLH, TMMD juga mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Rehabilitasi rumah di Dusun Kili menjadi bukti konkret kepedulian terhadap warga yang membutuhkan hunian layak. Rumah yang sebelumnya dalam kondisi kurang aman dan tidak memenuhi standar kelayakan, kini mulai menunjukkan perubahan signifikan. Dinding yang rapuh telah diperbaiki, rangka diperkuat, dan kusen terpasang dengan rapi.
Pemilik rumah menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya dapat diperbaiki secara menyeluruh dengan dukungan Satgas dan warga sekitar.
Dampak Sosial dan Harapan Baru
Keberadaan Satgas TMMD Ke-127 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Interaksi yang terjalin selama proses pengerjaan membangun semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Satgas TMMD Kodim 0819/Pasuruan terus mempercepat pengerjaan agar target penyelesaian tercapai sesuai jadwal. Dengan progres yang terus berjalan, rumah tersebut diproyeksikan segera rampung dan dapat ditempati dalam waktu dekat.
Program TMMD Ke-127 di Desa Wonosari menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak sekadar membangun bangunan, melainkan membangun harapan dan kepercayaan diri warga. Setiap tahapan pengerjaan menjadi simbol komitmen bersama untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. Redaksi