Banyuwangi,kapaspos.com,— Kecelakaan tabrak depan yang melibatkan truk Fuso dan bus terjadi dini hari tadi, Kamis 19 Februari 2026.
Di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di tikungan masuk Dusun Krajan Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.
Kejadian ini mengakibatkan pengemudi truk Fuso meninggal dunia di tempat.
Kronologi Kecelakaan
Kapolsek Wongsorejo, Eko Darmawan SH, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan truk Fuso dengan nomor polisi B 9347 UIP yang dikemudikan oleh Hanafi Yudistira (47), warga Campaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan bus Pringgondani Putra dengan nomor polisi K 7005 C yang dikemudikan oleh Sahur (42), warga Comal, Pemalang, Jawa Tengah.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, truk Fuso yang melaju dari arah selatan ke utara, yaitu dari Banyuwangi menuju Wongsorejo,
bertemu dengan bus yang melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara ke selatan.
Pada saat kejadian, bus Pringgondani Putra berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.
Dampak Kecelakaan
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk Fuso Hanafi Yudistira dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengemudi bus, Sahur, serta penumpang lainnya dilaporkan selamat.
Meskipun demikian, kejadian ini sempat memicu kemacetan panjang di jalur utama Situbondo-Banyuwangi, yang menghubungkan dua kabupaten besar di Jawa Timur.
Tindakan Kepolisian
Polisi setempat segera turun tangan melakukan evakuasi terhadap korban dan kendaraan yang terlibat.
Kapolsek Eko Darmawan menambahkan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini, serta akan memeriksa lebih lanjut mengenai kelayakan kendaraan dan kecepatan masing-masing pengemudi.
Penutupan
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama saat melintas di jalan yang berkelok dan dengan banyaknya kendaraan yang saling berpapasan.
Kejadian ini dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pengendara untuk lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kecepatan dan jarak aman menjadi faktor utama yang harus diperhatikan setiap pengendara. Jangan memaksakan diri untuk mendahului kendaraan yang terlalu dekat,” ujar Kapolsek Eko Darmawan menutup wawancaranya.
(Redaksi)