Pasuruan - Polsek Bugul Kidul bersama jajaran menggelar kegiatan “Kopi Keliling Kamtibmas” di Dusun Kalimati, Kelurahan Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Rabu (20/5/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung santai di warung kopi milik warga itu menjadi ruang dialog terbuka antara polisi dan masyarakat terkait situasi keamanan lingkungan.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bugul Kidul, Hudi Supriyanto, didampingi anggota Polsek Bugul Kidul, unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, serta warga Dusun Kalimati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Panit Binmas Aipda Arif Setyo Pambudi, Panit Reskrim Aiptu Ari Purwanto, Panit Intelkam Aiptu Supriyanto, Babinsa Panggungrejo Sertu Hariyono, Lurah Panggungrejo Subhan Muzakkir, Ketua RT Munir, tokoh masyarakat H. Amir, serta sekitar 15 warga setempat.
Dalam sambutannya, Kompol Hudi Supriyanto menegaskan bahwa program Kopi Keliling menjadi sarana kepolisian untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dari tingkat bawah.
“Kami ingin menggali aspirasi dan mendengar langsung harapan masyarakat terkait situasi dan permasalahan di lingkungan. Setiap masukan warga akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat terkait layanan darurat Polri 110 yang dapat diakses gratis selama 24 jam. Ia memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melapor.
Selain itu, pihaknya turut mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran memasuki musim kemarau, termasuk menghindari pembakaran sampah sembarangan dan memastikan api maupun puntung rokok benar-benar padam sebelum ditinggalkan.
Tak hanya itu, Kompol Hudi juga menyoroti bahaya judi online yang kini mulai mengincar generasi muda. Ia meminta orang tua lebih aktif mengawasi penggunaan gadget anak-anak agar tidak terjerumus dalam praktik perjudian digital.
“Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga anak-anak dan generasi muda dari bahaya judi online dengan memperhatikan pergaulan dan aktivitas penggunaan gadget,” katanya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keresahan mereka, mulai dari dugaan penjualan minuman keras kepada pelajar usia SD dan SMP hingga keberadaan kelompok pemuda dari luar wilayah yang kerap berkumpul di Jalan S. Parman dan dianggap meresahkan warga sekitar.
Menanggapi hal itu, Kapolsek menegaskan pihaknya tidak pernah memberikan izin terhadap praktik perjudian maupun penjualan minuman keras di wilayah hukumnya. Ia memastikan patroli rutin akan ditingkatkan, khususnya pada jam-jam rawan.
“Kami akan meningkatkan patroli rutin dan mengimbau pemasangan CCTV di titik rawan agar memudahkan proses penyelidikan apabila terjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Kegiatan Kopi Keliling Kamtibmas ditutup dengan ramah tamah dan berakhir sekitar pukul 21.10 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membangun komunikasi humanis dengan masyarakat melalui obrolan santai sambil menyerap berbagai persoalan sosial dan keamanan di lingkungan warga.
Redaksi